Android: Siklus Hidup Activity (Activity Lifecycle)

Dalam mengembangkan aplikasi berbasis android, tidak lepas dari yang namanya Activity. Nah, activity ini memiliki siklus hidup (activity lifecycle) dimana tiap terjadi aktivitas, misalnya pindah dari activity satu ke activity lain, menutup aplikasi atau aktivitas lainnya. Perpindahan siklus hidup ini terjadi secara berurutan, dari tahap satu ke tahap lainnya sehingga bisa digambarkan sebagai langkah piramida seperti pada gambar di bawah ini:

Sumber: http://developer.android.com/images/training/basics/basic-lifecycle.png

 

Method onCreate() dipanggil ketika activity pertama kali dibuat. Method ini tentu sudah tidak asing karena tiap membuat activity, method inilah yang kita panggil untuk menampilkan layout. Setelah method ini dipanggil, selanjutnya diikuti dengan method onStart(), yang dipanggil ketika activity terlihat oleh user. Selanjutnya ketika activity telah benar-benar aktif, method onResume()-lah yang dipanggil. Pada bagian ini activity berada di bagian teratas diantara activity lain.

Selanjutnya, pada saat kita berpindah dari satu activity ke activity lain(2), maka activity pertama tersebut akan memanggil method onPause() dimana activity tetap terlihat, tapi tidak mendapat focus, kemudian diikuti dengan method onStop() dimana activity sudah tidak terlihat, digantikan oleh activity lain(2).

Kemudian ketika kita menutup activity lain(2) tersebut dan kembali ke activity pertama, maka method onRestart() dipanggil, diikuti dengan method onStart() dan onResume().

Ketika kita keluar aplikasi, secara berurutan activity akan memanggil method onPause() -> onStop() -> onDestroy().

 

Untuk lebih jelasnya, mari kita lakukan studi kasus. 😉

Buka IDE editornya, bisa menggunakan Eclipse ataupun Android Studio, kemudian buat project Android baru, untuk nama project bisa dinamakan sesuai selera.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selanjutnya, buat 2 buah layout, kira-kira sebagai berikut:

main_activity.xml

 

second_activity.xml

 

Selanjutnya buat Class baru seperti berikut:

MainActivity.java

 

SecondActivity.java

 

Tidak lupa kita tambahkan deklarasi classnya pada bagian AndroidManifest.xml:

catatan: jangan lupa tempatkan deklarasi di atas di dalam tag <application></application>

 

Kemudian jalankan aplikasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasilnya seperti berikut:

Ketika aplikasi pertama dibuka

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketika berpindah ke SecondActivity

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketika kembali ke MainActivity

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketika menutup aplikasi

 

 

 

 

 

 

 

 

Contoh projectnya bisa didownload di sini.

Dengan memahami siklus hidup activity, tentunya akan sangat memudahkan kita dalam menangani proses-proses yang akan dijalankan, misalnya kapan suatu fungsi dijalankan ketika status pause, kemudian perintah apa yang akan dipanggil ketika aplikasi tiba-tiba force close (destroy), dan lain-lain. 🙂

Sekian tutorial kali ini, semoga mudah dimengerti dan mohon maaf apabila ada kekeliruan. 😀

Terima kasih.

Erik Gunawan

Java Developer, Android Developer, Microsoft Office Specialist, Pengamat One Piece, Blogger, Mahasiswa

Erik Gunawan

Java Developer, Android Developer, Microsoft Office Specialist, Pengamat One Piece, Blogger, Mahasiswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wp-puzzle.com logo