Mengenal Apache Maven

Terkadang, ketika kita membuat suatu project menggunakan sebuah IDE, misalnya Netbeans, ketika project tersebut ingin kita buka menggunakan IDE lain *dengan berbagai alasan*, misalnya Eclipse, kita tidak bisa langsung membuka projectnya. Kita harus membuat project baru di Eclipse, baru kemudian mengcopy data-data pada project sebelumnya. Hal ini tentu sangat merepotkan. Nah, Apache Maven hadir untuk mengatasi masalah ini. šŸ˜€ Apache Maven adalah software build tools / project management yang digunakan untukĀ melakukan proses building project. Jadi, ketika project kita build menggunakan Maven, project tersebut bisa kita buka menggunakan IDE lain. šŸ˜‰

Selain itu, keuntungan menggunakan maven adalah mendukung dependency management. Artinya, ketika kita membutuhkan suatu library ke dalam project, kita tidak perlu mendownloadnya manual, kemudian dimasukkan ke dalam project. Kita tinggal memasukkan dependency-nya, dan maven akan menanganinya. Ā Dengan begini, ukuran project menjadi lebih kecil karena tidak memasukkan library ke dalam project. šŸ™‚

Untuk mendownload Apache Maven bisa langsung ke websitenya diĀ http://maven.apache.org/. Versi terbaru dari Apache Maven adalah 3.2.5.

Setelah didownload, ekstrak maven di folder yang Anda suka. Kemudian, lakukan settingĀ path Maven. Untuk contoh setting path pada windows bisa dilihat di sini.

Yang perlu ditambahkan pada EnvirontmentĀ Variables kira-kira sebagai berikut:

Pada bagian System Variables, buat variable baru :

Variable name:Ā M2_HOME

Variable value: C:\Program Files\Apache Software Foundation\apache-maven-3.2.5Ā 

Ket: Untuk variable value, lokasi folder maven disesuaikan dengan tempat Anda mengekstrak Maven.

 

Variable name:Ā M2_HOME

Variable value:Ā %M2_HOME%\bin

 

Kemudian pada variableĀ Path, tambahkanĀ %M2% // tiap variable dipisahkan dengan titik koma (;)

Untuk mengeceknya, buka Command Prompt, ketikĀ mvn -version, jika setting sudah benar, hasilnya kira-kira seperti berikut ini:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah konfigurasi selesai, kita akan mencoba membuat project Maven. šŸ˜€ Langsung aja, buat folder baru untuk project. Sebagai contoh saya buat folder baru di DriveĀ D: dengan namaĀ FirstMaven.

Masuk ke direktori project seperti berikut ini:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kemudian, untuk membuat project maven, perintahĀ sederhananya sebagai berikut:

Contoh yang saya buat:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kemudian Maven akan menggenerate projectnya. Jika sukses, akan muncul informasiĀ BUILD SUCCESSĀ kira-kira seperti berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dan pada folder project tadi akan muncul project maven dengan struktur seperti berikut:

 

Selanjutnya tinggal coding deh, kalo mau menggunakan IDE, tinggalĀ import/open projectnya. šŸ˜‰

 

 

 

 

 

 

 

Sekian tutorial kali ini, semoga kata-katanya mudah dimengerti, apabila ada kekeliruan mohon maaf. šŸ™‚

Terima kasih.

 

Erik Gunawan

Java Developer, Android Developer, Microsoft Office Specialist, Pengamat One Piece, Blogger, Mahasiswa

Erik Gunawan

Java Developer, Android Developer, Microsoft Office Specialist, Pengamat One Piece, Blogger, Mahasiswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

wp-puzzle.com logo